Ketika kita berbicara tentang masih rendahnya tingkat kemakmuran sebagian besar petani di Indonesia (Kalbar khususnya), banyak orang mengatakan hal tersebut disebabkan karena pertanian di Indonesia masih belum maju sehingga masyarakat petani kita belum makmur dibandingkan dengan petani negara lainnya. Mungkin argumen tersebut
ada benarnya, tetapi mungkin juga itu tidak benar sepenuhnya. Untuk memberikan alasan yang tepat mungkin sebaiknya kita perlu sering mengadakan perjalanan di daerah-daerah pertanian sehingga kita dapat memberikan sisi pandang yang baru sebagai bahan pertimbangan untuk alasan mengapa petani kita belum sejahtera dibanding petani dari Negara lainnya di Asia.
Hasil dari sejumlah perjalanan saya di beberapa daerah kabupaten di Kalimantan Barat ternyata secara umum masyarakat petani sudah memiliki pengetahuan yang cukup baik dalam budidaya pertanian. Kemampuan dan penerapan teknologi pertanian mereka sudah disesuaikan dengan lokasi tempat tinggal mereka. Kemampuan ini belum tentu dapat dimiliki oleh para sarjana pertanian yang beruntung mengecap bangku perguruan tinggi. Para petani juga mampu mengoperasikan berbagai jenis alat mesin pertanian, pengaplikasian pupuk, serta pengendalian hama secara terpadu. Sebagai hasilnya, masyarakat petani mampu memproduksi berbagai komoditas pertanian yang menjadi bahan pangan kita atau konsumsi lainnya. Indikasi ini tentu saja menunjukkan pertanian mereka sudah cukup maju, terutama jika dipandang dari keahlian dan penguasaan teknik budidaya. Namun jika dilihat dari tingkat kemakmuran mereka….. sebagian besar masyarakat petani masih kurang sejahtera. Apa sebenarnya yang menjadi penyebabnya..?
Baca entri selengkapnya »